Call For Paper

SEMNAS “KESIAPAN DUNIA MARITIM DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0”

Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, maka kita tidak dapat lepas dari dampak Revolusi Industri 4.0 yang saat ini sedang bergulir. Dalam dunia pendidikan, dampak ini memberikan nilai yang positif dalam ranah pengembangan & penerapan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kepelabuhanan&kemaritiman. Bagi kalangan pendidik, hal ini merupakan tantangan besar, karena dituntut untuk bisa menggiring anak didiknya berhasil & berprestasi dalam studi, dan akhirnya dapat diterima di dunia industri kemaritiman (Shipping, Forwarding, Port and Logistic) dengan baik. Selain itu, era ini juga memaksa para Pendidik untuk dapat memiliki berbagai kompetensi, antara lain: melek literasi dalam berbagai bidang, menyajikan modul sesuai dengan PassionMahasiswa, dan mampu melakukan Autentic Learning yang inovatif, sehingga para anak didik menjadi kreatif dalam memecahkan berbagai masalah (sesuai dengan konteksnya), dan dapat berpikir out of the box

Untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan kreativitas dan kesadaran yang tinggi, sehingga kita dapat membentuk dan menciptakan generasi milenia yang unggul dalam berbagai sektor, khususnya sektor maritim.

Disisi lain, perubahan ini juga memicu berbagai kalangan, baik akademisi,  praktisi & profesi untuk dapat merubah cara kerja, pola pikir, dan gerak langkahnya, sehingga dapat melaksanakan kebijakan pemerintah dan tantangan persaingan dunia internasional. Oleh sebab itu, semua sektor Pendidikan dan kemaritiman mau tidak mau harus bisa bersinergi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 ini, demi keberlangsungan hidup institusi di masa yang akan datang.

Untuk menjawab tantangan ini, kami POLITEKNIK BUMI AKPELNI akan mengadakan Seminar Nasional dalam bentuk Call For Paper dengan Tema:  “KESIAPAN DUNIA MARITIM DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0”

Kami mengharapkan partisipasi aktifnya, karena kegiatan Seminar ini merupakan wadah untuk memperluas jaringan antara Dosen atau Peneliti lain Se-Indonesia yang memiliki rumpun ilmu yang sama, sehingga dapat memacu kesiapan mahasiswa dalam menghadapi Era Revolusi industri 4.0 dan sekaligus meningkatkan budaya menulis dalam rangka mendorong publikasi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) dengan menjadi Peserta & Pemakalah.­